13 Maret 2022

Pokoknya Kamu Tidak Boleh Sakit! Titik!

Daftar Isi [Tutup]


    Kamu tidak boleh sakit. Apalagi sakit berkepanjangan sepertiku. Kamu harus sehat. Kuat. 

    Sehat itu bisa membuatmu mengerjakan banyak hal. Sementara kalau sakit, kamu hanya menunggu bantuan orang lain. Dan tidak banyak orang yang akan membantumu. 

    Jika kamu terpaksa sakit, sebaiknya tidak lebih dari seminggu. Kalau terpaksa, cukuplah sebulan. Lebih dari itu, jangan. Sebab, susah mencari orang yang akan merawatmu yang sakit berbulan-bulan, bahkan orang-orang yang katamu mencintaimu sekalipun.

    Jika kamu berpikir bahwa orang yang mencintaimu akan merawatmu meskipun kamu sakit sepanjang tahun, maka sebaiknya hentikan mimpi di siang bolong itu. Kenyataan tidak akan demikian. Ia hanya bunga-bunga telenovela. Hanya fiksi yang dikembangkan oleh seorang pengarang yang sedang mabuk di alam khayalnya. Persisnya, ia adalah bualan yang meninabobokan orang-orang yang sehat. Kelak, jika kamu benar-benar sakit, kamu akan sadar sendiri, bahwa itu hanyalah fiksi. 

    Sehatlah, sebab sakit tidak membuat hubungan dengan pasanganmu romantis. Justru akan rentan bermasalah. Kamu akan sering bertengkar hanya karena soal-soal kecil. Padahal, itu seharusnya tidak terjadi, karena justru akan kian membuat pikiranmu menjadi stress. Ketika stress, imunitas akan menurun. Syukur kalau penyakitmu tidak tambah parah. 

    Ketika kamu menyadari bahwa orang yang mencintaimu itu ternyata tidak sanggup merawatmu, kamu mulai berpikir untuk merawat diri sendiri. Banyak hal yang berusaha kamu lakukan sendiri, sebisa mungkin. Tentu terbatas. Jika penyakitmu parah, kamu tidak bisa melakukan apa-apa. Maka beruntung jika penyakitmu tidak terlalu parah. Tapi, tetap saja tidak banyak yang bisa kamu kerjakan. Kalau penyakitmu sama denganku, mungkin kamu hanya bisa menggoreng tahu dan tempe, merebus air, menyeduh jamu, atau menumis sayur. Itu semua kamu lakukan di dalam kamar dengan bantuan teknologi panci listrik dan bumbu instan. Kamu bisa sambil rebahan saat menunggu masakanmu matang. Kenapa tidak di dapur saja? Kalau di dapur, kamu tidak kuat berdiri atau duduk di kursi lama-lama. Bisa pusing dan mau muntah. Kenapa tidak meminta bantuan orang lain? Daripada ribut karena minta bantuan orang lain dan makin membuatmu stress, kamu memilih untuk melakukannya sendiri. Lebih damai.

    Pada saat itulah kamu akan berpikir, "Seandainya aku sehat, aku tidak akan butuh bantuan orang lain. Aku kulakukan sendiri semuanya." Sayangnya, kamu sedang sakit. Kamu tidak bisa melakukan apa yang kamu katakan itu. Terkadang kamu tetap membutuhkan bantuan orang lain. Walaupun kamu harus diomeli terlebih dahulu, kamu bilang tidak apa-apa. Sebab, kamu memang benar-benar tidak bisa melakukannya. Contohnya, kamu minta orang lain untuk mengisi ulang galon atau meminta dibelikan obat.

    Jadi, jangan sakit!


    13 Maret 2022

    Baca Juga

    Tinggalkan Komentar